Saturday, November 16, 2019

Ke Eropa Timur: Group Tour dan Budget

Suatu hari Decil mengirim pesan whatsapp ke saya dan mengajak saya untuk ikut group tour ke Eropa (IG: @travelingeropa). Decil memberikan opsi ke Eropa Timur atau ke Eropa Barat, namun dengan mengarahkannya ke Eropa Timur. Karena harga yang relatif murah dan belum pernah ke keduanya, saya ikut saja.

Saya ikut group tour seharga Rp 18.900.000,00, yang terdiri dari:
- 10 hari tour (termasuk perjalanan)
- Pesawat Scoot Jakarta-Singapura-Berlin PP
- Bagasi 20 kg
- Hotel Bintang 3 (tidak termasuk breakfast)
- 6 negara: Ceko, Slovakia, Hungaria, Austria, Italia, dan Jerman
- Bus selama perjalanan antarnegara
- Asuransi
- Biaya pengurusan visa (belum termasuk visa)

Diluar biaya di atas, saya juga mesti mengeluarkan uang untuk visa Rp 2.300.000,00 dan tip ke tour leader Rp 650.000,00. Tour pun memberikan opsi upgrade kamar menjadi 2 orang dengan membayar biaya tambahan Rp 2.000.000,00 per orang (kalau kami tidak upgrade kamar). Kalau tidak melakukan upgrade, satu kamar bisa terdiri dari 3 orang. Selain itu, ada tawaran membeli makanan selama di pesawat Rp 360.000,00 untuk PP perjalanan Singapura-Berlin dan Berlin Singapura (yang masing-masing memakan waktu perjalanan 12 jam, saya ambil penawaran ini agar efisien dan ternyata harga di pesawat pun tidak jauh berbeda, SGD 17). Ada juga tawaran membeli kartu komunikasi yang bisa digunakan di Eropa Rp 600.000,00 dan tambahan bagasi Rp 900.000,00 per 10 kg. Kalau saya dan Decil membeli kartu komunikasi di Blibli seharga Rp 250.000,00 dengan kapasitas 500 MB per hari dan aktif selama 10 hari (ini cukup karena di hotel pun tersedia wifi). Untuk bagasi pun kami tidak membeli tambahan karena tidak banyak barang yang kami beli.

Jadi kurang lebih budget yang mesti disediakan sekitar Rp 22.000.0000,00, belum termasuk makan dan jajan selama di sana. Untuk saya pribadi, saya membawa EUR 200 (senilai Rp 3.200.000,00) dan menghabiskan saldo di Jenius saya sekitar Rp 3.000.000,00 juga. Saya selalu memilih menggunakan Jenius di toko yang punya mesin Visa contactless karena kursnya yang kompetitif (mostly semua negara yang saya kunjungi bisa digunakan, kecuali di Venice, Italia). Untuk uang tunai saya menyisakan sekitar EUR 35 (senilai sekitar Rp 500.000,00).

Next posting, insyaallah saya akan bicara soal durasi dan jadwal ya :)

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1PBbcC0LIpWvdZ5EVgYhsi6ETJrtkDhp7
Fisherman’s Bastion, Budapest, Hungary