Ada salah satu dari karakter saya yang keberadaannya kadang menyulitkan saya sendiri. Karakter yang saya maksud adalah susah move on. Sayangnya, saya ini gak cuma susah move on untuk hal-hal yang membangun diri.
Saya baru benar-benar menyadari hal ini belakangan. Saya susah move one dari kantor yang sama semenjak saya lulus kuliah, yang mana merupakan hal yang cukup gak biasa jika dibandingkan teman-teman sealmamater. Dan yang paling gak enak, saya susah move on dari obsesi dengan satu hal/orang sampai ketika saya menemukan penggantinya.
Mungkin karena hati saya gak cukup luas, cuma cukup satu pula kapasitasnya.
Cheers,
Bunga
No comments:
Post a Comment